Senin, 25 Maret 2013

[PUISI] Menitipkan Pada Pagi....

Kadang aku mengharap bisa membuat bahasa tanpa suara.
Mengguratkan isyarat tanpa aksara.
Dan menyanyikan hasrat tanpa nada.
Bahkan mungkin meracik hidangan mengetuk selera tanpa bumbu dan aroma.

Untukmu yang melarutkan kecamukku dengan telaga.
Untukmu yang menyemarakkan sepiku dengan gemerincing detak cinta yang kureka-reka.
Meraba hatimu apa isinya? 
Hanya akan membuatku tersesat terperosok prasangka.
Rasaku dan tanyaku akan selalu kutitipkan pada senja.
Pada udara...
Pada embun 
Dan pagi yang selalu mengantarkan sapamu berlapis canda.

Aku masih mencoba merakit anyaman tanpa rotan dan kawat baja.
Hanya bermodalkan cinta dan do'a. 




6 komentar:

  1. semoga doa dan cinta akan selalu mengeratkan ikatan hati itu ya, mba :')

    BalasHapus
  2. kunjungan perdana..

    blog dan tutornya sangat menarik..

    oy blognya sudah saya follow, ditunggu juga ya folbacknya :)

    BalasHapus
  3. Pagi yang kelabu
    Disaat gundah menghampiri

    komen back ya hehe

    BalasHapus

Komentar kamu adalah penyambung silaturrahmi kita, maka jangan ragu meninggalkan jejak :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...