Senin, 27 Oktober 2014

Blogger Melempem

Baru tahu dari status teman-teman di Facebook, bahwa hari ini adalah hari Blogger. Wah.. seumur-umur jadi blogger nggak pernah niteni hari Blogger hehehe.

Eh emang berapa lama sih saya sudah jadi blogger? sebentar saya lihat dulu sidebar profil saya :D *lupa, nggak niteni juga.

Hmm ternyata sudah sejak tahun 2010 loh sodara, sobat blogger. Tepatnya enggak penting kan ya tanggak atau bulan berapa? hehehe lupa soalnya. Pokoknya saya mulai melek internet ya pada tahun tersebut. Jadi sudah kurang lebih 4 tahunan saya menjadi Blogger nih. Lumayan lama..

Dulu saya semangat sekali menulis blog, berpindah dari yang bisanya menulis di note facebook menjadi postingan blog. Menulis di blog itu lebih asyik sih, karena berasa punya rumah sendiri dan bisa mengatur perabot dan perhiasannya sesuka hati, seuai selera tidak harus seragam biru kayak di facebook.

Dan melanjutkan semangat menulis dan berburu lomba sejak di facebook. Di blog saya juga rajin mencari info lomba dan mengikuti lomba-lomba blog. Tak kenal malu ikutan menulis meskipun tahu bahwa peserta lain tulisannya baguuus-baguuus dan berbobot... dan saya jarang menang kecuali lomba-lomba kecil berhadiah buku dan pulsa. Kayaknya hadiah terbesar dari lomba blog itu uang senilai 300ribu kalau nggak salah. Dari lomba yang diadakan oleh BMI hongkong. Selain itu seringnya dapat buku dan souvenir-soucenir kecil. Tapi ya senengnya itu bukan main deh. Saya selalu berharap suatu saat bisa menjuarai lomba blog yang berhadiah besar. Hmmm... tapi sampai berkali-kali kesempatan itu kayaknya susah sekali dapatnya,

Membaca tips-tips agar menang kok ya bikin saya makin keder, Membaca tulisan peserta lain setelah pengumuman lomba itu jadi tahu betapa buruknya kualitas tulisan saya dan pantas kalau nggak dipilih juri. Dan membaca tulisan peserta lain sebelum lomba malah membuat nyali saya ciut dan modal nekat saya menguap entah kemana.. males gitu deh jadinya. He

Tapi siapa menyangka.. kalau tidak mendapat rejeki dari hadiah lomba saya malah mendapatkan rejeki ngeblog dari jalan lain. Darimana coba? dari job review sodara... hehe. Nggak ngerti penilaiannya berdasarkan apa atau rekomendasi dari siapa, tiba-tiba ada email yang mengajak kerja sama mereview produk mereka. Setekah saya tanyakan email tersebut kepada teman blogger lain, ternyata itu memang job review. Jadi saya mengambilnya. Kan halal tho?. ibarat kuli dapat kerjaan gitu hehe.

Awalnya dapat yang bayarannya 100 ribuan, Alhamdulillah setelah 2x dapat yang bayaran 1.2juta... tapi bayaran yang sampe sejuta itu emang kerjaannya nggak gampang. Harus meliput sebuah acara di surabaya. Jadi saya modal transport juga. Modal capek juga..

Hmmm kini? bagaimana...

Duuh entahlah, rasa hati itu emang kepingin rajin ngeblog. Tapi saya memang orangnya tidak bisa fokus mungkin. Jika sedang mengerjakan buku jadi blognya ditinggal, kemudian kadang nggak lagi ngerjain buku malesnya datang :P :P

Dan karena kemarin dapat cobaan lepi, modem beruntun bermasalah.. sehingga sama sekali nggak bisa nulis. Hiks hiks... lumayan lama saya off menulis sampai bisa beli lepi dan modem lagi. Netbook yang lama servisnya lamaaaa setelah rampung sebentar kemudian rusak lagi.. hhhhrrrgh.

Sekarang piyeee Bu?
Hehehe.. saya nggak sedang mengerjakan tulisan buku atau apapun. Dan sedang tidak dalam kesibukan offline apapun (kan pengangguran sejatiii ). Saya nggak punya alasan selain maales dan tak mampu mengumpulkan semangat seperti dulu lagi, Saat masa-masa awal mengenal internet. Hiks.. mengerikan sekali rasanya. Padahal dengan menulis itu saya merasa lebih hidup. Hal-hal menyenangkan seperti honor, bayaran, royalti atau hadiah-hadiah yang diakibatkan oleh menulis merupakan bonus anugrah yang memang menggiurkan. Anehnya kok ya tidak menjadi pemicu saya untuk kembali bersemangat agar kembali mendapatkan itu semua. Ada apaaaaa dengankuuuu? *ariel mode on..

Hmm.. saya harus bangkit, mengumpulkan kembali semangat menulis. Yaaa dimulai dari tulisan geje blogger melempem ini. Semoga setelah ini bisa rajin lagi.. doain ya teman-teman.. ^^

Selasa, 21 Oktober 2014

Lelaki Embun

Membaca post status teman yang puisinya dimuat di koran rasanya jadi kepengiiiin banget..
Jadi spontan buka-buka folder lawas yang berisi file-file puisi. Kelihat norak deh tulisan-tulisan lama hehehe.. belum pede kirim buat media. Posting disini ah.. nanti nulis lagi, belajar lagiii ^^

Puisi sok romantis...

Kamis, 11 September 2014

Dalil-dalil Para Perokok.

Rokok menjadi barang jualan paling aneh sedunia. Ketika produsen yang membuatnya saja mengaku dengan jujur bahwa barang buatannya itu berbahaya. Tertulis meski kecil-kecil dalam setiap bungkus rokok bahwa MEROKOK MEMBUNUHMU, tapi tetap saja banyak yang membelinya. Kemudian menghisapnya dengan begitu nikmat tanpa beban ketakutan dan kekhawatiran bahwa yang dikatakan oleh produsen rokok itu benar.

Dan Rokok juga menjadi fenomena yang tak henti dijadikan bahan eyel-eyelan (baca : debat atau diskusi) tentang bagaimana hukumnya secara syari'at islam, maupun secara etika manusia sebagai makhluk sosial.

Berkali-kali saya ikut diskusi tentang rokok baik di sosmed maupun di dunia nyata. Sungguh yang membela dan membenarkan rokok tidaklah sedikit. Tapi saya yakin sih, yang membela dan membenarkan rokok itu pastilah perokok.. (ya iyalah. hehe). Namun ironisnya terkadang para pembela rokok itu adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi dan juga alim dalam hal agama. Bahkan juga penghafal qur'an. Hmm..

Sekelumit rangkuman yang sering saya temukan dari para pembela rokok, alias dalil-dalil mereka dalam membenarkan hobi merokoknya adalah :

1. Yang tidak merokok pun juga banyak yang sakit dan mati muda tuh. Jadi bukan rokok yang bikin sakit. Tapi Gusti Allah. Pasrah ajee..
**Lalu dimana letak ikhtiyarmu? tawakkal itu setelah ikhtiyar sodara..

2. Ada faktanya orang yang sehat berumur sampai seratus tahun, dan dia perokok. Orang-orang sekitarnya juga sehat-sehat saja nggak ada yang sakit karena jadi penghisap/perokok pasif.
**Tapi ada juga kan faktanya, bahwa balita yang kena paparan asap yang menempel di baju ayahnya bisa meninggal. Asap rokok efeknya sampai radius 10meter menebarkan racun nikotinnya.. tak percaya? cek disini  : http://health.detik.com/read/2014/03/24/105635/2534413/763/1/2/terpapar-residu-asap-rokok-ayahnya-bayi-ini-meninggal-kena-pneumonia .... lalu masih ingin menjajal kesaktian tubuhmu dan juga keluargamu begitu?

3. Kalau tidak merokok saya tidak bisa berdzikir. Setiap kepulan asapnya adalah dzikir saya. Daripada saya nggak berdzikir? jadi lebih baik tetap merokok. (ini alasan yang pernah dilontarkan seorang guru/Ustadz yang alim.. )
**Mohon maaf, tanpa mengurangi hormat saya kepada guru tersebut dengan keilmuannya, saya ingin mengatakan betapa pelitnya penjengan. Kalau tidak ngisap rokok tak mau berdzikir. Haduuuh...

Senin, 21 Juli 2014

Belanja Niat Sedekah

Bulan Ramadhan bagi kebanyakan orang identik dengan bulan belanja, bulan yang dipastikan biaya untuk keperluan belanja menjadi naik dua kali lipat atau bahkan berkali lipat. Pakar perencanaan keuangan biasanya menganggap buruk kebiasaan tersebut dan memberikan teori untuk membatasi pengeluaran dan menekan biaya.

Padahal belanja Ramadhan itu ada kalanya bukanlah karena konsumtif dan lapar mata. Namun untuk melengkapi kebahagiaan yang adanya hanya pada momen bulan puasa dan lebaran. Seperti belanja membelikan anak-anak baju dan sandal baru, atau belanja makanan untuk dibagi-bagikan kepada sanak kerabat jelang hari raya atau saat mudik. Jika sebelumnya sudah menabung untuk keperluan tersebut maka tak ada salahnya belanja.

Jumat, 04 Juli 2014

Ramadhan dan Riuhnya Rakyat Memilih Presiden

Alhamdulilllaaah bisa ngeblog lagi.. meski menunggu loding buka blognya lamaaaaa biyanget.

Agak bingung mau nulis apa. Namun langsung teringat suasana hati yang jujur saat ini agak-agak jengah melihat riuhnya orang-orang dalam menghadapi pilpres. Melihat di dunia maya aja sih. Kalau dunia nyata saya adem-adem aja ituh, nggak pernah secara langsung melihat orang diskusi tentang capres, apalagi berdebat. *emang nggak pernah keluar rumah sih, keluar ke tetangga juga gak begitu peduli politik, yang diomongin paling-paling juga seputar "masak apa nih hari ini buat buka puasa?" hehehe

Suami yang bakal jadi panitia KPPS aja males, maunya berhenti nggak jadi panitia lagi. Capeeek kerjaannya gak sebanding sama honornya. Tapi sama timnya gak boleh keluar, rempong kalau harus ngelatih orang baru lagi. Jadi ya setengah hati deh menjalani tugas itu... hmm. Dan lagi saat saya tanya ntar nyoblos apa selalu jawabannya sama dengan yang dulu-dulu. "Biar adil aku coblosss semua" hahaha.. iya suami saya golput always. Kalau ada bagi-bagi duit saat pemilu gitu uangnya gak pernah boleh kami pakai, tapi disuruh naruh musholla, biar ntu jadi sumbangan dari yang memberi duit. Dia gak peduli politik, ambil keuntungan dari money politik, apalagi capek-capek komen dan diskusi tentang polotik.

Selasa, 08 April 2014

Sisi Lain pesta Demokrasi

Dulu kalau menjelang pemilu sering kali terdengar lagunya, Hmm Lagunya sebagai berikut.. (yang masih nyangkut di ingatan)

Pemilihan umum telah memanggil kitaaa
Seluruh rakyat menyambut gembiraaa
Hak demokrasi pancasilaaa
Itulah Undang-undang Indonesiaaaa

Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya
Pemegang amanat yang setiaaa
Dibawah undang-undang dasar empat lima
................ 
Dan seterusnya saya nggak hafal sampai habis ternyata. 

Kini Setelah era orde baru dan reformasi berakhir, suasana pemilu banyak sekali perubahan, dari membludaknya nama dan warna partai dan pemberitaan betapa semrawutnya Indonesia dengan semakin terbukanya media informasi, TV, radio dan bahkan sosial media. Berita korupsi dan juga hawa panas menjelang pemilu semakin panas karena partai yang ada tak hanya 3 biji seperti zaman dulu. Ditambah lagi semua pendukungnya bebas berekspresi di sosial media. Biyuuuh.. tahu sendirilah kayak gimana itu ramainya.

Jumat, 14 Maret 2014

Nastar Sederhana

Beuuh lama banget saya nggak mengisi blog ini.. hik hik hik.. Postingan terakhir terhitung bulan desember tahun lalu. Ibarat rumah pasti blog saya ini sudah ditawar produeser untuk dibuat syuting film spiderman hehehe kan sudah banyak sarang laba-laba tuh..

Baiklah, saya mulai pengen aktif lagi deh. Dimulai dengan posting geje resep nastar. Resep yang baru saja saya praktekkan dari resep internet tapi dengan kebiasaan saya nggak mau ribet sehingga skip beberapa bahan yang enggak ada di rumah. Males nyari-nyari.. karena 'hidayah' memasak itu nggak selalu datang tiap hari wkwkw. Mumpung lagi semangat ya garap aja dengan bahan yang ada sebelmu 'setan' malas kembali memeluk diri dengan mesra. Hmm..

Langsung saja ya..
Bahan-bahan nastar sederhana ala saya :

Selasa, 31 Desember 2013

Noni Kembang Api


“Dhuarrr..!!!!” gempar sura memecah angkasa, menggelegar dan memekakkan telinga itu membuat Noni tertawa-tawa. Gadis kecil itu pipinya terlihat seperti tomat saat tertawa lepas lepas menampakkan kepuasan luar biasa ketika petasan yang ia sulut meledak dengan sempurna.

Sementara aku sibuk berjongkok dan menggelungkan badan, mencari tempat sejauh yang bisa kujangkau sembari menutup telinga rapat-rapat dengan dua jari telunjuk. Tawa Noni semakin tumpah berderai melihat tingkahku. Padahal bukan sekali dua kali ia melihatku seperti ini tapi sudah berulang kali, ia tetap saja tertawa.

“Dasar Rijal, anak laki-laki penakut..!! hiiii..” Olok-olok Noni sambil menjulurkan lidah. Sebal sekali aku melihatnya. Aku tahu tinggal di kampung sentra pembuat petasan ini, bagi orang yang takut suara ledakan adalah seseuatu yang pantas ditertawakan, diolok-olok dan dihina habis-habisan.
Aku sebal dan malu. Kenapa tidak bisa seperti Noni, yang gendang telinganya seolah kebal dengan suara ledakan yang bagiku luar biasa keras. Dia seumur denganku, sama-sama sembilan tahun tapi dia sudah berani menyalakan petasan sendiri semenjak usia 7 tahun..ckckck.. bukan hal yang anek sih di kampung kami. Salah satu kampung di kota Jombang. Kampung yang diingat orang sebagai kampung petasan. Hmm bagaimana tidak, kata orang-orang, petasan produksi kampung kami ini sangat tokcer. Sehingga banyak orang dari berbagai sudut kota Jombang dan bahkan kota-kota lain seprti Gresik, Tuban dan Surabaya sengaja pergi ke kampung kami untuk membeli racikan bubuk petasan original buatan penduduk kampung kami untuk keperluan lebaran dan tahun baru.

“Rijal!! Hey.. ini buat kamu!” Sebuah benda kecil serupa kertas gulung arisan, namun agak tebal gulungannya itu dilemparkan ke tempatkau berjongkok. Tepat jatuh di sebelah kelingkingku. Kontan aku berteriak histeris dan lari tunggang langgang menuju rumahku.

“Emaaakkk!!” Aku berteriak dan sudah pasti pucat pasi. Sementara Noni tertawa-tawa memegangi perutnya. Dari kejauhan terlihat pipinya semakin semerah tomat matang saking puasnya dia tertawa. Petasan kecil yang dia lemparkan pedakau tadi tidak meledak. Rupanya dia tahu bahwa petasan itu busung[1], tetapi dengan sengaja melempar kepadaku dalam keadaan dinyalakan buat menakut-nakuti aku yang benci sekali degan ledakan petasan. ‘Semoga saja dia terkencing-kencing dan dimarahi ibunya karena membuat celana kotor dan pesing’ bathinku merutuk dengan amat kesal.

“Kita pindah dari kampung ini ya, Mak! Aku benci sama Noni, aku benci suara petasan dan orang-orang yang selalu tertawa saat membuat ledakan hu hu hu.. “ aku menangis dan meminta sesuatu yang berulang kali kuminta kepada Emak Bapak. Emak lagi-lagi hanya mengelus kepalaku.

Tentu saja nggak semudah itu untuk pindah tempat tinggal. Bapak bekerja di Pabrik kayu tak jauh dari kampung kami. Sementara kami tinggal di rumah warisan turun temurun dari Mbahkung, bapaknya emak.
“Tunggu saja kelak kalau kamu lulus SD, le[2]... kamu bisa sekolah di kota lain atau tinggal di pesantren..” tiba-tiba Bapak menanggapi permintaanku. Mataku berbinar, wah boleh juga itu. Tak mengapa jika tidak bisa pindah rumah, asalkan bisa jauh-jauh dari kampung ini... dan Noni!.
***

Sebenarnya aku bukan benci sekali dengan Noni. Dia itu cantik sekali, aku suka sekali melihat wajahnya yang putih dan langsung berubah merah saat dia tertawa atau malu karena diledek. Hahaha.. sejak kecil akupun suka bermain dengan dia. Karena dia anak seumuran yang paling dekat jarak rumahnya dengan rumahku. Dia suka banyak bicara bercerita apa saja, aku suka mendengarkan sambil melihat warna-warna wajahnya yang berubah-ubah lucu dan menarik sekali.

Oh iya namanya sih sebenarnya bukan Noni. Orang-orang saja yang suka memanggilnya begitu. Karena dia agak berbeda dengan kebanyakan anak-anak di kampung kami. Rambutnya coklat bergelung-gelung seperti orang yang baru saja memakai rol. Tapi kata emak, itu rambutnya Noni asli buatan Gusti Allah, bukan karena dirol seperti gadis-gadis dewasa yang ingin rambutnya tidak terlihat lurus. Ingin rambutnya bisa seperti Noni.

Iya, kata Emak, dia itu mirip Noni Belanda jaman dulu. Putih dan rambutnya bergelung-gelung seperti gulungan ombak. Nama asli Noni adalah Cahaya Kusuma Astuti. Orang taunya seringnya memanggilnya dengan sebutan Yaya. Tapi kalau dikampung ini ditanyakan mana anak yang bernama Yaya? Niscaya jarang orang yang tahu. Tapi kalau ditanyakan mana anak bernama Noni? Semua orang akan menunjuk rumah Haji Diran.

Rabu, 25 Desember 2013

Kue Singkong Wortel Panggang


Iseng-iseng... singkong kemarin sisa membuat kue lumpur singkong parut, saya olah lagi dengan bahan-bahan yang ada di rumah, alhamdulillah hasilnya enak, enggak tahu dinamakan kue apa? kue lumpur tapi enggak begitu lembut, wingko tapi nggak begitu padat, cake juga nggak begitu mengembang :D. Tapi rasanya gurih manis enak kok jadi pede mosting respenya ^^

Resepnya tadi :
-Singkong parut 1/4 kg (1 buah singkong ukuran agak kecil saja) 
-Mentaga 100 gram
-Wortel 1 buah ukuran sedang (diserut kecil)
-Gula 1 ons
-Telur 2 butir
-Baking powder 1/4 sdt
-Vanili 1/4 sdt
-Keju parut 50 gram
-Terigu 1 sdm
-Chocochip sesuai selera
-Garam secukupnya.


Caranya :

Selasa, 24 Desember 2013

Lumpia Isi Sayuran

Resep nyoba-nyoba saja, karena saya kurang suka Risoles atau lumpia yang isinya wortel yang dibikin semacam rogut itu loh, yang masaknya dicampurin tepung sama susu, bukannya tak suka wortelnya tapi tepung sama susu itu yang agak-agak tidak cocok sama lidah saya yang semenjak kecil selalu nek sama susu. Jadi saya bikin yang murah meriah dan juga pas sama selera lidah hehe

Resep isinya :
-Taoge alias kecambah, dikit saja, saya kemarin beli cuman 1500an dapat 3 bungkus kecil
-Wortel diserut halus.
-Tambahkan sosis atau suwiran daging ayam jika ada, kalau nggak ada yang sayuran saja sudah enak^^
-Daun bawang 1 tangkai saja.

Bumbunya :
-2 siung bawang merah.
-1 siung bawang putih.
-Merica beberapa butir, atau merica bubuk secukupnhya
-Beberap iris Lengkuas.
-Gula, aram secukupnya.
Jadi untuk mempermudah mengingat adalah bumbu sop ditambahin lengkuas dikit gitu aja.

Kulitnya :

Penolong Anak-anak Yatim

Kembali lagi menulis tentang -Keajaiban Cinta- yang nyata saya jumpai di lingkungan dekat tempat tinggal saya.

Terkadang kita bilang film atau sinetron itu lebay. Begitu juga novel-novel romance buah imaji para penulis. Novel harus dimirip-miripkan fakta, sementara fakta kehidupan sendiri terkadang jauh lebih lebay dan tidak masuk akal melebihi sinetron maupun novel.

Saya akan menceritakan satu kisah seseorang lagi dengan nama samaran. Karena tidak semua orang bersedia kisahnya dinarsiskan.

Seorang perempuan sebut saja namanya Mbak Ika, dia perempuan yang dianugerahi wajah yang awet muda. Saat berumah tangga selalu mengalami kegagalan saat mencoba kontrasepsi, jadilah dia beruntun punya anak dengan jarak yang rapat sampai 5 orang anak. Kejadian yang membuat dia kadang jadi bahan nyinyiran orang, bahkan bidan-bidan posyandu agak-agak mencibir. namun si mbak Ika termasuk eazy going yang lebih suka tersenyum daripada meratapi nasib. Hidup terus bergerak bukan? dia mengasuh anak-anaknya -yang pasti riweh dan melelahkan itu, 5 anak-anak gitu loh, yang balita masih ada sejumlah 3 anak kalau nggak salah-.

Senin, 23 Desember 2013

Kue Lumpur dari Singkong Parut

Dapet resep dari teman lama. Teman pesantren yang kebetulan sekarang ketemu lagi di Facebook, namanya Ais Kumala. Yah ketemu sudah jadi emak-emak, bahasannya gak jauh-jauh dari urusan dapur. Posting status dan aplod foto pamer masakan atau kue sudah menjadi kebiasaan.. enak banget kan abis itu nanya resep dan praktek. Manfaat banget deh facebook kalau buat nyari resep, bisa nanya-nanya langsung secara detil kepada yang sudah pernah praktek.

kebetulan Kue lumpyr yang diaplod fotonya sama teman saya ini bahannya murah meriah. Jadi langsung praktek deh gak pake mikir lama hehe..

Langsung saja ini resepnya, Saya bikinnya setengah resep dari yang diberikan teman saya,

-1/2 kg singkong parut (cuma 2 batang singkong kecil, kalau gede mungkin cuma 1)
-Santan 1 gelas.
-Mentega 1ons
-Gula 1/2 ons (ditambahin juga boleh kalau kurang manis, saya kemarin namabhin dikit)
-2 butir telur
-Vanili sepucuk sendok teh.
-Garam secukupnya.

Caranya :
-Telur dimixer sampai mengembang.
-Santan, mentega, gula direbus sampai mendidih.
-Parutan singkong agak diperas dibuang airnya, (setiap olahan singkong parut buat apa saja selalu saya peras, soalnya kalau nggak diperas ada rasa pahit-pahitnya).
-Semua bahan dicampur (garam vanili jangan lupa!) dan dipanggang dalam cetakan, sebelumnya cetakan dioles mentega, jangan lupa apinya kecil saja, karena nyetaknya seperti kue lumpur, nggak usah dibalik, ohya lebih baik ditutup agar panasnya cepat merata dan lebih cepat matang bagian atasnya.
-Tunggu sampai matang dan angkat.

Begini penampakannya kalau sudah matang, enak banget^^..

Selasa, 17 Desember 2013

KALIMAT SAFIYYAH


Karena apa...
Satu jiwa harus berbangga
Selayak rona kokohkan cakrawala

Apakah titisan garis darah?
Pantaskah menjadi alasan...
Untuk mendongakkan kepala
Paras semerdu untaian pelangi...
Bukankah titipan semata?

Kilau dunia semegah istana...
Tak kan bisa membeli sejatinya syurga.
Dan, mungkin
Kuasa menjadi nahkoda.
Kan berakhir saat kapal berlabuh di dermaga

Adakah lebih bermakna?
Menggores maha karya.
Dengan arsir prestasi.
Pada lembar-lembar jati diri.

Hingga dunia mengakui,
‘Aku adalah aku’....
Seraya menjawab pertanyaan mereka.
Dengan kalimat Safiyyah binti Huyay
“Aku adalah istri Muhammad,
Bapakku Musa dan pamanku Harun”
(*)

Minggu, 15 Desember 2013

Pengumuman Pemenang Kuis dan Giveaway Novel Duet Teatrikal Hati

Alhamdulillah tiba juga hari ini 15 desember 2013, saatnya memenuhi janji untuk mengumumkan pada tanggal peserta kuis yang kami adakan untuk syukuran novel kami kemarin. Langsung saja, setelah melakukan proses penjurian yang insyaAllah seobyektif mungkin, berikut kami umumkan pemenang kuis dan giveawai novel duet #TeatrikalHati.

Via Facebook, berdasarkan penilaian mbak Rantau Anggun (Copas dari note facebook beliau):
1. Pemenang dengan berbagi foto kaver dan jawaban kuis terbanyak : ALISA KENING
Ini kemenangan mutlak ya, dengan 3 kali upload kaver, 3 kali jawaban kuis, 66 kali berbagi foto
2. Pemenang dengan jawaban kuis paling unik : CHI YENNESY DAMAYANTI
Semuanya terpenuhi, upload foto, penyematan tanda pagar Kuis Teatrikal Hati dan jawaban kuis. Poin uniknya, selain pada penyajian yang melalui notes (catatan fb), juga pada nilai inspiratif jawaban. Apalagi makna buah durian bagi Chi sangat sesuai dengan nilai-nilai kemuliaan wanita, yang kami usung dalam Novel #TeatrikalHati. Adapun link jawaban kuis Chi yang kami anggap unik itu ada di sini ya : https://www.facebook.com/notes/chi-yennesy-damayanti/durian-kakek-postingan-bbmfilosofi-kuisteatrikalhati/10151857771817426
3. Pemenang dari pilihan acak juri : ASTRI NARDI
Saya menggunting kertas-kertas kecil, bertuliskan nomor urut peserta sesuai urutan pada catatan Daftar Peserta #KuisTeatrikalHati. Kemudian menggulung kertas-kertas itu, mengacaknya dan merem waktu memilih. Muncul angka 10, saya cocokkan, itu nomor urut untuk Mbak Astri

Via Blog, pantun-pantun ter-memikat adalah para pemilik pantun di bawah ini :
1. Tak ada alasan untuk tidak bersyukur
    Menyaksikan mentari pagi dan embun luruh di daun
    Jika ingin hati terhibur sekaligus bertafakur
    Baca dulu Teatrikal Hati karya Binta dan Rantau Anggun

Rabu, 11 Desember 2013

Data Peserta Kuis FB, Twitter dan GA Blog novel duet #TeatrikalHati

Alhamdulillah sudah selesai priode #KuisTeatrikalHati yang kami adakan kemarin pada tanggal 10 Desember 2013. Berikut adalah daftar nama-nama pesertanya :

Via Facebook, copas rekap mbak Anggun : https://www.facebook.com/notes/rantau-anggun/daftar-peserta-kuisteatrikalhati-via-fesbuk/10153564724550207

1. Luckty Giyan Sukarno (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 7 kali berbagi)
2. Nikmatus Solikha (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 11 kali berbagi)
3. Avizena Zen (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
4. Nyi Penengah Dewanti (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
5. Paryadi Ascarya (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
6. Abu Fachri (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
7. Juwiita Lamonised (2 kali upload foto, 2 kali jawaban kuis, 1 kali berbagi)
8. Alisa Kening (3 kali upload kaver, 3 kali jawaban kuis, 66 kali berbagi)
9. Fenita Penot (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 1 kali berbagi)
10. Astri Nardi (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
11. Rati Pramita (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
12. Esti Sulistyawan (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
13. Tuti Adhayati (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
14. Muna Sungkar (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)
15. Chi Yennesy Damayanti (1 kali menulis catatan dengan upload kaver di dalamnya)
16. Eyi Darmawati (1 kali upload kaver, 1 kali jawaban kuis, 0 kali berbagi)


Via GA Blog :
1. Hanna M Zwan ( 1 pantun)
2. Belalang Cerewet ( 5 pantun)
3. The Others (1 pantun)
4. Nikmatus Soliha ( 9 pantun)
5. Ragil Kuning (1 pantun)
6. No name ( 1 pantun) *kayaknya blog iseng nih yee.. :D *
7. Fenita Gustini (8 pantun)
8. Atria sartika (1 pantun)
9. Selvia Sari (1 pantun)
10. Izzah Annisa (6 pantun)
11. Blogs of Hariyanto (3 pantun)
12. Dwi Aprliy (1 pantun)
13. Emakimut (6 pantun)
14. Uniek Kaswarganti (3 pantun)
15. Faiza Thoifur ( 6 pantun)

Selasa, 10 Desember 2013

Cinta dan Hemodialisa

Kata mbak Riawani Elyta : "Ada banyak kisah nyata tentang keajaiban cinta di sekeliling kita, tentang cinta seorang suami pada istri yang mengalami kecacatan mental, tentang cinta seorang pengemis yang sanggup menembus kobaran api demi menyelamatkan kucing-kucing yang terperangkap dalam gedung. Tentang kasih sayang seekor hewan pada majikannya yang sudah tiada hingga ia sanggup menziarahi makam majikannya setiap hari.. dan lain sebagainya.."

Dan agaknya saya juga punya kisahnya. Bukan kisah tentang saya sih, tapi kisah orang lain, sebut saja namanya Hanif dan Zulfa. Nama yang saya samarkan tentu saja, untuk menghormati privasi.. yeaaa karena nggak semua orang itu  suka kisahnya dinarsiskan orang lain tanpa ijin hehe..

Tahukah anda tentang hemodialisa?

Selasa, 03 Desember 2013

Ucapan Terima Kasih yang Tak Tercetak Dalam Buku #TeatrikalHati

Alhamdulillah buku #TeatrikalHati sudah datang kemarin diantar pak kurir..

Bahagia, senang sekali rasanya melihat penampakan fisik buku duet novel kami itu. Rasanya beda gitu ya baca dalam bentuk buku sama ketika masih dalam draft komputer kemarin. Pas masih jadi draft bolak balik ngedit sampai kayaknya buosen hehehe eh ketika jadi buku masih pengen baca-baca lagi.

Semua penampakan sangat memuaskan, dari kaver yang glosy, font tulisan yang besar, spasi lebar.. nyaman bangat deh buat pembaca yang pengelihatannya agak kabur kalau baca huruf semut, *itu loh cetakan yang terlampau kecilll biasa saya namakan huruf semut hehe..

Namun sayang sekali ada satu yang kurang... hiks.. ucapan terima kasih saya nggak dimuaaaat, cuma ada ucapan terima kasih dari pathner saya, mbak rantau Anggun. Duuh kecewa sih, tapi ya sudahlah, otoritas penerbit tidak bisa diganggu gugat sih. Tak ada gunanya juga komplen kalau buku sudah cetak dan edar. Mungkin kebijakan itu diambil buat pengiritan jumlah halaman. Ya nggak apa-apa.. saya ikhlas, kecewanya cuma sebentar, karena sudah tertutupi kebahagiaan kelengkapan lain dari buku itu. Juga kabar-kabar menyenangkan dari teman-teman yang sudah mengirimkan jepretannya pas jalan-jalan di toko buku, bahkan ada yang mengirimkan foto si #TeatrikalHati berada dalam rak buku laris, lebih dari sekedar cukup untuk mengobati kekecewaan. Untuk memperbanyak rasa syukur dan terimakasih kepada Allah SWT. Sungguh tanpa campur tangan Yang diatas, kami tak mungkin bisa merasakan episode manis ini.

Novel yang siap dihantarkan kepada pemenang kuis, para edors dan first reader, juga para pemesan :)


Oleh karena itu saya ingin postingkan disini saja deh ucapan terimakasih, yang sedianya untuk dimuat dalam buku, ini dia tulisannya.. :

Senin, 02 Desember 2013

Info-Info Lomba

Menyimpan link-link info lomba untuk dokumentasi pribadi. Namun juga smoga bermanfaat bagi yang kebetulan berkunjung.

Dikarenakan mencopas draft persyaratan lomba dari web lain beresiko kurang bagus bagi blog saya (menurut cerita teman blogger yang lebih pinter sih, katanya akan di cap buruk sebagai blog yang tukang copas hehe) padahal kan cuma mau nyimpen info saja ya...

Oke, ini lomba-lomba yang saya temukan, saya tertarik pengen ikut...

1. Lomba resensi penerbit Mahda : https://www.facebook.com/notes/penerbit-mahda/info-buku-dan-lomba-resensi-berhadiah/10152067689388685?comment_id=28773244&offset=0&total_comments=12&notif_t=note_reply

Rabu, 27 November 2013

Sejenak Mendokumentasikan Apresiasi dari Pembaca #TeatrikalHati

Diapresiasi pembaca itu rasanya sesuatu banget.
Baru beberapa hari #TeatrikalHati terbit, (tanggal 20 November kemarin) kemudian edar di tokbuk, alhamdulillah mendapatkan apresiasi yang manis.

Beberapa ingin saya dokumentasikan disini, saking senengnya ^^

Seorang sobat fesbuk nan cantik -Santi Artanti- memberikan kabar melaluli foto bahwa di Gramedia Matraman #TeatrikalHati berada pada rak buku laris. Subhanallah.. subhanallah seneng banget, makasih buat Santi.


Kemudian sms dari mbak Shabrina WS juga mengabarkan bahwa di Togamas Sidoarjo buku duet novel itu juga berada pada rak buku laris, meskipun tak disertai foto saya percaya dan makasih banget.

Duh.. subhanallah saya haru banget, Berterimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan episode manis ini. Tak lupa juga kepada mbak Rantau Anggun yang telah mengajak duet ini..

Eh, masih ada lagi sih, di Twitter kemarin juga sudah ada pembaca yang meresensii novel kami di blognya, kemudian mencolek saya dan mbak Anggun di twitter. Deg-degan awalnya saat baca resensi itu.. heuheu jujur aja saya menyiapkan hati kalau-kalau dapat kritik, kritik membangun pasti hal baik buat kami, tapi ya kalau agaknya pedas kan kudu siap-siap juga berlapang hati, instropeksi, kemudian bersikap bijak dan dewasa.. *tsaaah* :D

Selasa, 26 November 2013

Ceker Setan

Ceker setan adalah sebuatna ceker yang dimasak saking pedasnya sampai-sampai di analogikan kayak setan hehe... beberapa kali di TV saya lihat menu bernama itu. Belakangan juga di warung lesehan di jombang juga ada yang menyajikan menu tersebut.

Seperti biasa kalau naksir makanan itu saya sambil kira-kira, nebak-nebak itu bumbunya apa ya.. mikir juga caranya gimana. Kalau nggak ada tempat buat tanya resep ya saya eksperimen sendiri di rumah. Kalau sukses dan enak baru saya posting deh disini hehe...

Dan ini dia resep ceker setan ala saya :

-Ceker ayam 1/2 kilo cuci bersih.
-Cabe kecil sesuai selera, saya kemarin pake kurleb 8 buah cabe. (karena anak-anak juga doyan, kalau buat dewasa kayaknya bisa lebih banyak level cabenya deh hehe..)
-Cabe merah besar 1 biji.
-Bawang merah 4 siung.
-Bawang putih 5 siung
-Merica bubuk sepucuk sendok teh
-Jahe 2-3 ruas.
-Garam
-Kecap secukupnya.

Caranya :

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...